DMCA.com Protection Status

Sunday, August 28, 2016

Audit Server Pada Sistem Operasi Jaringan



BAB I

PENDAHULUAN



1.1.  LATAR BELAKANG

Perkembangan Teknologi dalam dunia pendidikan dimassa sekarang berkembang sangatlah pesat. Hal ini sudah pasti dapat berpengaruh baik secara langsung maupun tidak langsung pada berbagai aspek. Diantaranya pada aspek pendidikan  di bidang komputer jaringan yaitu audit server system operasi jaringan.
Audit adalah suatu proses yang sistematik untuk mendapatkan dan mengevaluasi bukti secara objektif mengenai pernyataan-pernyataan mengenai kegiatan dan kejadian. Istilah audit sistem informasi umumnya digunakan untuk menjelaskan dua jenis aktivitas berbeda yang terkait dengan komputer, yaitu menjelaskan proses pengkajian ulang dan mengevaluasi pengendalian internal dalam sebuah sistem pemrosesan data elektronik
Berdasarkan pemaparan diatas, maka saya ingin membuat makalah dan juga untuk kepentingan tugas dengan judul “audit server system operasi jaringan”

1.2. RUMUSAN MASALAH

1.      Jelaskan fungsi audit server pada sistem operasi jaringan
2.      Jelaskan proses audit server pada sistem operasi jaringan
3.      Jelaskan hasil audit server pada sistem operasi jaringan

1.3. TUJUAN

1.      Dapat mengetahui fungsi audit server pada sistem operasi jaringan
2.      Agar pembaca mengetahui proses audit server pada sistem operasi jaringan
3.      Dapat mengetahui hasil audit server pada sistem operasi jaringan


BAB II

PEMBAHASAN


2.1. Fungsi audit server pada sistem operasi jaringan

Audit adalah suatu proses yang sistematik untuk mendapatkan dan mengevaluasi bukti secara objektif mengenai pernyataan-pernyataan mengenai kegiatan dan kejadian , dengan tujuan untuk menentukan tingkat kesesuaian antara pernyataan-pernyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan, serta menyampaikan hasil-hasilnya kepada pihak-pihak yang berkepentingan.
            Istilah audit sistem informasi umumnya digunakan untuk menjelaskan dua jenis aktivitas berbeda yang terkait dengan komputer, yaitu menjelaskan proses pengkajian ulang dan mengevaluasi pengendalian internal dalam sebuah sistem pemrosesan data elektronik. Tujuan dan tanggung jawab utama dari auditor eksternal adalah untuk menilai kewajaran dari laporan keuangan sebuah entitas usaha.
Tipe fungsi audit tersedia dalam suatu paket GAS, yang  didaftarkan dalam uraian sebagai berikut: Penyulingan data dari file, Kalkulasi dengan data, Melakukan perbandingan dengan data, Peringkasan data, Penelitian data, Menyusun kembali data, Pemilihan data sample untuk pengujian, Pengumpulan data statistik, dan Pencetakan konfirmasi permintaan, analisis, dan keluaran lain. 

2.2. Proses audit server pada sistem operasi jaringan

Proses audit untuk jaringan komputer akan semakin kompleks jika sistemnya semakin besar dan terintegrasi satu sama lainnya. Untuk mempermudah hal tersebut, teknik audit terhadap jaringan komputer harus di break-down berdasarkan layer-layer dari 7-layer pada Open System Interconnection (OSI). Pendekatan auditnya dapat dilakukan dari dua arah, yaitu pendekatan Top-down dan pendekatan Bottom-up.

Pendekatan Top-down
Audit dengan pendekatan Top-down adalah dengan memulai melakukan identifikasi dari layer OSI yang tertinggi, yaitu Application Layer menuju ke layer yang terendah, yaitu Physical Layer. Berarti audit dilakukan dari perangkat lunak (software) aplikasi komunikasi dan berakhir di infrastruktur komunikasi.

Pendekatan Bottom-up
Audit dengan pendekatan Bottom-up adalah kebalikan dari pendekatan Top-down, yaitu dengan memulai melakukan identifikasi dari layer OSI yang terendah, yaitu Physical Layer menuju ke layer yang tertinggi, yaitu Application Layer. Dalam hal ini audit dimulai dari infrastruktur komunikasi dan berakhir di perangkat lunak (software) aplikasi komunikasi.

2.3. Hasil audit server pada sistem operasi jaringan

§  Untuk memonitor setiap perubahan pada konfigurasi kemanan jaringan
§  Untuk mengetahui siapa saja yang mengakses file-file tertentu
§  Untuk memonitor aktifitas dari sejumlah user jaringan
§  Untuk menyimpan rekaman kegiatan login dan logout berdasarkan tanggal dan waktu





BAB III

PENUTUP


3.1. KESIMPULAN


Audit adalah suatu proses yang sistematik untuk mendapatkan dan mengevaluasi bukti secara objektif mengenai pernyataan-pernyataan mengenai kegiatan dan kejadian , dengan tujuan untuk menentukan tingkat kesesuaian antara pernyataan-pernyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan, serta menyampaikan hasil-hasilnya kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Pendekatan auditnya dapat dilakukan dari dua arah, yaitu pendekatan Top-down dan pendekatan Bottom-up. Hasil audit server diantaranya : untuk memonitor setiap perubahan pada konfigurasi kemanan jaringan, untuk mengetahui siapa saja yang mengakses file-file tertentu, untuk memonitor aktifitas dari sejumlah user jaringan, untuk menyimpan rekaman kegiatan login dan logout berdasarkan tanggal dan waktu

Keamanan Sistem Operasi Jaringan


KEAMANAN SISTEM OPERASI JARINGAN

Keamanan sistem operasi merupakan bagian masalah pada suatu keamaan sistem komputer dengan akses secara total yang telah menjadi bagian yang dapat meningkatkan kepentingannya sendiri. Pengamanan sistem operasi hanya akan berarti kecil jika, pada setiap orang dapat berjalan dan melenggangkan beberapa ruang pada sistem komputer. Dan pengamanan secara fisik juga dengan membatasi pengaksesan fisik secara langsung dengan fasilitas yang ada pada sistem komputer.


Untuk terjaminnya sumber daya yang tidak digunakan atau dimodifikasinya oleh orang lain yang mempunyai otoritas tersebut. Pengamanan termasuk dalam masalah teknis, manajerial, legalitas, dan politis. Keamanan sistem tersebut dibagi menjadi 3, antara lain :
1.                  External security
Keamanan ini berkaitan dengan pengamanan fasilitas komputer yang telah tersedia sebelumnya dari penyusup maupun bencana, seperti kebakaran dan kebanjiran.

2.                  User interface security
Keamanan interface pada user berkaitan dengan identifikasi user sebelum pemakaikan diizikan untuk mengakses program dan data yang telah disimpan.

3.                  Internal security
Keamanan internal berkaitan dengan pengamanan yang cukup beragam terkendali pada bagunan hardware dan sistem operasi dan sudah menjamin operasi tersebut dapat diandalkan dan tidak terkorupsikan untuk menjaga integritas program dan data. 
Dalam istilah security dan protection ini sering digunakan secara bergantian. Untuk menghindari kesalahpahaman tersebut, beberapa istilah keamanan telah mengacu ke seluruh masalah dan istilah yang cukup mengacu pada mekanisme proteksi ke mekanisme sistem yang digunakan untuk memproteksi atau melindungi informasi pada sistem operasi.

Pada keamanan, terdapat 2 masalah penting, yaitu:
  1. kehilangan data dapat disebabkan oleh:
    • Kesalahan perangkat keras: tidak berfungsinya pemroses, disk/tape tidak terbaca, kesalahan program.
    • Kesalahan manusia: kesalahan memasukkan data, eksekusi program yang salah.
  2. penyusup, terdiri dari:
    • penyusup pasif, yaitu yang membaca data yang tidak diotorisasi.
    • Penyusup aktif, yaitu mengubah data yang tidak otorisasi.
Ancaman-ancaman canggih terhadap sistem computer adalah program yang mengeksploitasi kelemahan sistem computer. Ancaman-ancaman tersebut dapat dibagi menjadi 2 kategori, yaitu:
  1. program-program yang memerlukan program inang (host program)
  2. program-program yang tidak memerlukan program inang. Program sendiri yang dapat dijadwalkan dan dijalnkan oleh sistem operasi.
Program-program yang memerlukan inang, antara lain.
  1. Logic Bomb, yaitu logic yang ditempelkan pada program computer agar memerikasa suatu kumpulan kondisi di sistem. Ketika kondisi-kondisi terpenuhi, logic mengeksekusi suatu fungsi yang menghasilkan aksi-aksi tak terotorisasi.
  2. Trapdoor, yaitu titik masuk tak terdokumentasi rahasia di suatuh program untuk memberikan akses tanpa metode-metode otenfikasi normal.
  3. Trojan Horse, yaitu rutin tak terdokumentasi rahasia ditempelkan salam satu program berguna ini biasanya berupa replica atau duplikat virus. Trojan dimasukkan sebagai virus karena sifat program yang tidak diinginkan dan bekerja dengan sendirinya pada sebuah computer. Sifat Trojan adalah mengkontrol computer secara otomatis.
  4. Virus, yaitu kode yang ditempelkan dalam satu program yang menyebabkan pengkopian dirinya disisipkan ke satu program lain atau lebih. Program menginfeksi program-program lain dengan memodifikasi program-program tersebut. Modifikasi itu termasuk memasukkan kopian program virus yang kemudian dapat menginfeksi program-program lain.
Sedangkan yang termasuk program-program yang tidak memerlukan inang atau independent adalah:
  1. Bacteria, yaitu program yang mengkonsumsi sumber daya sistem dengan mereplikasi dirinya sendiri. Bacteria tidak secara eksplisit merusak file, bacteria bereproduksi secara eksponensial, mengakibatkan penolakan pengaksesan pemakai ke sumber daya.
  2. Worm, yaitu program yang dapat mereplikasi dirinya dan mengirim kopian-kopian dari computer ke computer lewat hubungan jaringan. Network worm menggunakan jaringan untuk menyebarkan dari sistem ke sistem lain. Sekali aktif di suatu sistem, network worm dapat berlaku seperti virus, bacteria atau Trojan horse atau melakukan sejumlah aksi menjengkelkan.
VIRUS
Masalah yang ditimbulkan adalah virus sering merusak sistem computer seperti menghapus file, partisi disk atau mengacaukan program. Scenario perusakan oleh virus
  1. blackmail
  2. denial of service selama virus masih berjalan
  3. kerusakan permanent pada hardware
  4. competitor computer
  5. sabotase.
Virus mengalami siklus hidup 4 fase, yaitu:
  1. fase tidur (dormant phase)
  2. fase propagasi (propagation phase)
  3. fase pemicu (triggering phase)
  4. fase eksekusi (execution phase).
Sekali virus telah memasuki sistem dengan menginfeksi satu program, virus berada dalam posisi menginfeksi beberapa atau semua file exe lain di sistem itu saat program yang terinfeksi dieksekusi. Kebanyakan virus mengawali infeksi melalui pengkopian disk yang telah terinfeksi virus.
Klasifikasi tipe virus adalah sebagai berikut.
  1. Parasitic Virus, merupakan virus tradisional dan bentuk virus yang paling sering. Tipe ini mencatolkan dirinya ke file exe.
  2. Memory-resident virus, virus memuatkan diri ke memori utama sebagai bagian program yang menetap. Virus menginfeksi setiap program yang dieksekusi.
  3. Boot Sector Virus, virus menginfeksi master boot record atau boot record dan menyebarkan saat sistem di boot dari disk yang berisi virus.
  4. Stealth Virus, virus yang bentuknya telah dirancang agar dapat menyembunyikan diri dari deteksiperangkat lunak antivirus.
  5. Polymorphic Virus, virus bermutasi setiap kali melakukan infeksi. Deteksi dengan penandaan virus tersebut tidak dimungkinkan.
Solusi ideal terhadap ancaman virus adalah pencegahan, pencegahan dapat mereduksi sejumlah serangan virus. Setelah pencegahan, maka pendekatan berikutnya yang dapat dilakukan adalah:

  1. Deteksi
  2. Identifikasi
  3. Penghilangan

Friday, August 26, 2016

Bahaya Virus Worm Bagi Laptop Anda

Pengertian Worm
Istilah worm diambil dari bahasa inggris yang berarti cacing, dalam hal ini kita lebih tepat menyebutnya sebagai cacing komputer. Penamaan worm atau cacing untuk program ini memang merujuk kepada kemampuannya untuk mengganggu sistem komputer. Adapunpengertian worm adalah sebuah program yang mempunyai ukuran kecil yang mampu untuk berjalam pada sebuah sistem operasi komputer ataupun sistem jaringan komputer, program worm mempunyai kemampuan untuk mengembangbiakan dirinya sendiri pada kedua sistem tersebut.
Efek yang Ditimbulkan oleh Worm
Efek dari worm pada sistem operasi akan membuat komputer terasa lambat karena dianggap komputer sedang melakukan aktivitas berat, juga pada sistem jaringan komputer maka akan terasa konektivitas jaringan lelet atau lambat karena worm bekerja memenuhi akses jaringan tersebut.
Cara Kerja Worm Komputer
Berbeda halnya dengan virus, worm tidak memiliki kemampuan merusak sistem, worm tidak bisa merusak data atau file sistem. Worm bertingkah hanya sebagai parasit yang tidak secara langsung merusak sistem komputer. Namun jika worm dibiarkan maka lambat-laun komputer pun akan mengalami penurunan dalam hal kinerja, bahkan karena terus menerus memaksa komputer untuk bekerja ekstra, maka komputer pun akan mengalami kerusakan.
Worm juga berbeda dengan virus dalam hal cara penyebaran atau cara menginpeksi korbannya. Jik virus biasanya memanfaatkan program lain dengan menyisipkan dirinya sendiri pada program tersebut, maka worm tidak perlu bantuan program lain untuk menyusup ke sebuah sistem. Dan virus butuh campur tangan user untuk menulari sebuah sistem dengan cara user menjalankan program yang telah terjangkit virus, sedangkan worm sama sekali tidak butuh campur tangan manusia. Worm memanfaatkan jaringan komputer untuk menyusup ke komputer lain yang terhubung pada jaringan tersebut. Pertama kali worm menyusup ke sebuah sistem adalah dengan memanfaatkan celah keamanan atau lebih populer dengan nama vulnerability.

Cara Mencegah Worm dan Menghilangkan Worm pada Komputer
Satu-satunya cara untuk mencegah worm masuk ke sistem komputer adalah dengan selalu mengupdate sistem operasi komputer. Mengupdate sistem operasi dapat menutup celah keamanan yang sebelumnya terbuka dan kini telah diperbaiki oleh pengembang sistem operasi tersebut.
Adapun jika komputer telah terjangkit program worm maka yang perlu kita lakukan adalah memindainya dengan menggunakan anti-virus yang telah mampu untuk mendeteksi keberadaan worm. Kebanyakan anti-virus saat ini telah mendukung pembasmian worm, contoh Anti Virus yang bisa menghilangkan worm diantaranya: AVG, Avira, Kaspersky, Symantec dan masih banyak yang lainnya.
Contoh Worm Komputer
Ada beberapa program worm yang telah diketahui dan cukup populer, diantaranya adalah:
ADMw0rm
Code Red
LoveLetter
Nimda

SQL-Slammer

Tulorial Membuat Antena Wajan Bolik



BAB I

PENDAHULUAN



1.1. Latar Belakang

Dengan semakin berkembangnya Teknologi Informasi dan semakin meningkatnya kebutuhan komunikasi global, diperlukan pengetahuan tentang teknologi Informasi. Hal ini sudah tentu berpengaruh di berbagai aspek, diantaranya aspek di bidang jaringan
Berdasarkan pemaparan diatas, maka saya ingin membuat proposal proyek kerja yaitu pembuatan wajan bolic.
Adapun alat dan bahan yang diperlukan bukanlah hal yang rumit untuk didapatkan, kita bisa membeli alat dan bahan yang mendukung pembuatan wajan bolik di toko. Selain dari itu, kita juga bisa memanfaatkan barang-barang bekas yang tidak terpakai. Hal ini juga cukup membantu untuk tidak mengeluarkan biaya terlalu banyak.


1.2. Tujuan

Tujuan dari pembuatan proposal ini, antara lain :
  1. Mengetahui sejarah dan asal usul antena Wajanbolic
  2. Pengenalan cara pembuatan antena Wajanbolic serta fungsi dan kegunaannya
  3. Tahu kelebihan dan kelemahan dari antena Wajabolic
  4. Menambah pengetahuan dalam jaringan Wireless, khususnya menggunakan antena Wajanbolioc.


1.3. Manfaat

Manfaat yang dapat diperoleh dari pembuatan proposal ini antara lain :
  1. Dapat menambah ilmu pengetahuan terutama mengenai Jaringan Wireless (Jaringan Tanpa Kabel).
  2. Sebagai bahan ajar di SMK N 3 Singaraja khususnya jurusan Teknik Komputer dan Jaringan.














BAB II

LANDASAN TEORI



2.1. Sejarah Antena Wajanbolic


LIHAT VIDEO PEMBUATAN ANTENA WAJAN BOLIK 
DI PALING BAWAH HALAMAN

Antena Wajan, atau Wajanbolic e-goen merupakan terobosan dalam Teknologi RT/RW-net. Antenna Wajanbolic e-goen dapat menjadi client yang murah dalam sebuah RT/RW-net sehingga kita dapat ber Internet dengan murah. Internet murah bukan berarti mencuri bandwidth dan berinternet gratis, seperti kebanyakan orang menyangka. Internet menjadi murah karena beban biaya di tanggung ramai-ramai oleh banyak pengguna di sebuah RT/RW dalam RT/RW-net . Dimasa sekarang kita sudah tau jaringan tanpa kabel yaitu Wireless, jaringan ini sudah di legalkan oleh pemerintah pada tahun 2005.. dan sekarang untuk akses jaringan ini kita memerlukan perangkat keras berupa Akses point, WLAN, dan juga USB wi-fi yang bekerja pada frekwensi 2,4 Ghz.. dan apabila kos-kosan kita dekat area hotspot kita hanya memerlukan salah satu perangkat keras diatas, kalau kos-kosan kita jauh gimana yah??,, sekarang kita membahas tentang cara membuat antena wajan bolic yang sekarang lagi naik daun. Antena wajan bolic bertujuan untuk memperhemat dana dari pada membeli antena grid atau yagi yang mahal itu, tapi bisa juga antena wajan bolic dibuat untuk mecrack keamanan ISP.
Antena Wajanbolic e-goen di kembangkan oleh Pak Gunadi (Pak Gun) atau lebih di kenal e-goen. Pak Gun berasal dari Jogyakarta alumni STEMBAYO. Informasi terakhir, beliau bekerja di Indosat menjadi salah seorang yang bertanggung jawab di Stasiun Bumi Indosat di Purwakarta. Sejak 2005-awal 2006, sosok e-goen dominan memberikan inspirasi bagi bangsa Indonesia untuk mengembangkan antenna wajan & antenna panci di Indonesia. Antenna wajan yang kemudian dikenal sebagai wajanbolic e-goen menjadi andalan utama bagi mereka yang ingin membangun RT/RW-net atau Wireless Internet murah di rumahnya dengan modal sekitar Rp. 300-350.000 saja.


2.2. Catatan Aturan Penggunaan Frekuensi

Semua frekuensi yang digunakan di Indonesia harus menggunakan ijin dari pemerintah, dalam hal ini di atur oleh Direktorat Jendral Pos & Telekomunikasi (DITJEN POSTEL) di bawah Departemen Komunikasi & Informasi (DEPKOMINFO). Khusus untuk frekuensi operasi wajanbolic e-goen yang berada di band 2.4GHz, sejak tanggal 5 Januari 2005, setelah di tanda tangani Keputusan Menteri No. 2 / 2005 tentang Wireless Internet di 2.4GHz oleh Hatta Rajasa. KEPMEN 2/2005 maka pada prinsipnya frekuensi 2.4GHz bebas digunakan dengan syarat, antara lain,
  1. maksimum daya pancar 100mW
  2. EIRP maksimum 36dBm
  3. semua peralatan yang digunakan di sertifikasi.


2.3. Pengenalan Antena Wajanbolic

1.  Pengertian Wajan Bolic
Wajan Bolic berasal dari 2 kata yaitu wajan (alat penggorengan) dan bolic (parabolic). Jadi Wajan Bolic adalah sebuah antena parabolic yang terbuat dari alat penggorengan beupa wajan. Antena ini digunakan untuk menerima sinyal WiFi dalam jaringan wireless untuk menghubungkan suatu computer ke jaringan internet.
2.  Keunggulan Dan Fungsi Wajan Bolic
Adapun keunggulan dan fungsi produk dari system wireless LAN dengan menggunkan antenna wajan yang di gunakan untuk menghubungkan suatu computer ke jaringan internet antara lain sebagai berikut:


a. Keunggulan
Ada beberapa keunggulan dari system jaringan wireless LAN dengan menggunakan antena wajan yaitu sebagai berikut:
1)  Mobilitas
System jaringan wireless LAN dengan menggunakan antenna wajan dapat menyediakan pengaksesan jaringan internet lebih cepat daripadamenggunakan modem.
2)  Kecepatan dan kesederhanaan instalasi
System wireless LAN dengan menggunakan antenna wajan, dapat dipasang dengan cepat dan mudah sehingga tidak menyita waktu terlalu banyak.
3)  Fleksibilitas pemasangan
Tekhnologi wireless LAN yang menggunakan antenna wajan dapat menyediakan jaringan di mana kabel tidak memungkinkan untuk di pasang.
4)  Pengurangan anggaran biaya
Pada antenna wajan ini tidak di butuhkan biaya yang sangat banyak daripada antenna yang dipasarkan, mengapa demikian karena antenna wajan merupakan antenna buatan sendiri.
5)  Kemampuan jangkauan
System wireless LAN dengan menggunakan antenna wajan dapat dipasang pada topologi yang bermacam-macam untuk mendapatkan kebutuhan instalasi dan pemakaian yang sesuai. Kemampuan jangkauan yang bisa di capai oleh antena wajan cukup tinggi, karena terbuat dari wajan sehingga kesempurnaannya tidak sebanding dengan antena parabolic yang sesungguhnya.


b. Fungsi
Adapun fungsi dari system wireless LAN menggunakan antenna, khususnya antena wajan yaitu antara lain:
  1. Antena wajan berfungsi sebagai penghubung untuk mengakses suatu jaringan, dari pusat ke PC home.
  2. Dengan adanya system wireless LAN menggunakan antena wajan kita bisa mengakses jaringan internet yang lebih cepat dan murah bahkan bisa mengakses jaringan internet tanpa bayar (internet gratis).
  3. Jaringan wireless LAN menggunakan antena wajan memberikan suatu layanan yang tidak dapat di sediakan oleh jaringan kabel.


3.  Kelebihan Dan Kekurangan Antena Wajan Bolic
a.   Kelebihan
Penggunaan antena Wajanbolic ini memiliki beberapa keuntungan :
  1. Jaringan lebih cepat dari pada modem
  2. Dapat di pasang dengan cepat dan mudah sehingga tidak menyita waktu terlalu banyak.
  3. Murah
b.   Kekurangan
  1. Karena berupa 'solid dish maka pengaruh angin cukup besar sehingga memerlukan mounting ke tower yang cukup kuat
  2. Level daya yang dipancarkan tidak bisa dikendalikan dengan baik.
  3. Tidak sesensitif antena parabola asli dalam menangkap gelombang sinyal
  4. Tidak tahan lama, harus melakukan kalibrasi ulang berkali-kali.


4.  Cara Kerja
Prinsip kerja antena Wajanbolic seperti antena parabola lainnya, yaitu menempatkan bagian sensitif antena pada titik fokus parabola (wajan) sehingga semua gelombang elektromagnet yang mengenai wajan akan terkumpul dan diterima oleh bagian sensitif tersebut. Jangkauan kerja antena ini dapat mencapai hingga 1-2km. Antena Wajanbolic terbentuk dari 3 komponen utama, yaitu :
Reflektor yang terbuat dari wajan Biasanya wajan yang digunakan berdiameter minimal 40cm, sebagian besar ukuran wajan akan semakin baik karena semakin banyak frekuensi radio yang dapat ditangkap.
Bagian Sensitif antena berbentuk Tabung berisi USB WLAN Sebagai Tabung dapat digunakan Pipa Paralon 3” sepanjang 29 cm dan bungkus 20 cm dari panjangnya dengan Aluminium foil.
Kabel penghubung antena ke komputer Biasanya menggunakan kabel USB yang biasanya disediakan dalam paket USB WLAN, dipotong di tengah-tengah dan disambung dengan menggunakan kabel UTP atau Kabel LAN.





BAB III

IMPLEMENTASI



3.1. Langkah Demi Langkah Membuat Antena Wajan Bolic



1.   Persiapan
Sebelum melakukan perakitan antena wajan bolic, perlu disiapkan alat dan bahan yang di butuhkan. Alat dan bahan tersebut antara lain
    1. Wajan dengan diameter minimal 40cm (harga sekitar Rp. 40.000,-)
    2. USB Wireless LAN TP-LINK TL-WN727N (harga sekitar Rp.125.000,-)
    3. Paralon 3” panjang sekitar 30 cm.
    4. Tutup Pralon 3” 2 buah (harga sekitar Rp. 4.000,- / buah)
    5. Aluminium Foil secukupnya.
    6. Busa/Styrofoam bekas kemasan barang elektronik secukupnya.
    7. Kabel USB (harga sekitar Rp.25.000,-)
    8. Lakban hitam dan double tape
    9. Baut dan mur ( ukuran disesuaikan )


2.   Perakitan
a.   proses pembuatan antena wajan bolic :
  1. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menyiapkan alat    dan bahan pembuatan wajan.
  2. Setelah semua alat dan bahan tersedia, ambil wajan penggorengan, kemudian lubangi wajan tersebut tepat di tengah wajan seukuran baut 12 atau 14, cukup satu lubang saja. Kemudian, ukur diameter wajan, kedalaman wajan dan feeder/ titik focus. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar di bawah.

Contoh :
Parabolic dish dengan D = 40 cm, d = 20 cm maka jarak titik fokus dari center dish : F = D^2/(16*d) = 40^2 / (16*10) =  10 cm Pada titik fokus tersebut dipasang ujung feeder untuk mendapatkan gain maksimum.
  1. Setelah diameter wajan, kedalaman wajan, dan titik fokus wajan telah diketahui selanjutnya potong PVC paralon sepanjang 30 cm, kemudian beri tanda untuk jarak feedernya (daerah bebas aluminium foil). Untuk menentukan panjang feeder nya gunakan rumus di atas.
  2. Beri lubang pada bagian paralon untuk meletakkan USB Wireless.
  3. Selanjutnya, bungkus PVC paralon dengan aluminium foil pada daerah selain feeder, jika aluminium foil yang ada tanpa perekat, maka untuk merekatkannya bisa menggunakan double tape.
  4. Pasangkan USB Wireless TP Link WN722N pada PVC paralon yang telah dilubangi tadi.
  5. Pasangkan juga kabel USB yang akan disambung ke Personal Computer Pada bagian doff (tutup PVC paralon) yang akan di pasang pada ujung dekat dengan USB Wifi harus di beri aluminium foil, sedangkan doff yang di pasang pada wajan tidak perlu di beri aluminium foil.
  6. Pasangkan doff tersebut ke PVC paralon.
  7. Kemudian, wajan yang telah di lubangi tadi dipasangkan dengan doff yang satunya lagi, sebelumnya doff tersebut dilubangi sesuai dengan ukuran baut yang sudah disiapkan, dan kencangkan secukupnya.
  8. Selanjutnya pasangkan PVC paralon tadi ke wajan yang sudah di pasang doff.
  9. Antena wajan bolic siap digunakan.
Kesimpulan
Wajan Bolic berasal dari 2 kata yaitu wajan (alat penggorengan) dan bolic (parabolic). Jadi Wajan Bolic adalah sebuah antena parabolic yang terbuat dari alat penggorengan beupa wajan. Antena ini digunakan untuk menerima sinyal WiFi dalam jaringan wireless untuk menghubungkan suatu computer ke jaringan internet.
Prinsip kerja antena Wajanbolic seperti antena parabola lainnya, yaitu menempatkan bagian sensitif antena pada titik fokus parabola (wajan) sehingga semua gelombang elektromagnet yang mengenai wajan akan terkumpul dan diterima oleh bagian sensitif tersebut.

DOWNLOAD VIDEO HD, KLIK/COPY LINK DIBAWAH

https://www.youtube.com/watch?v=oKCzfGnVIh4&feature=share