DMCA.com Protection Status

Sunday, August 28, 2016

Audit Server Pada Sistem Operasi Jaringan



BAB I

PENDAHULUAN



1.1.  LATAR BELAKANG

Perkembangan Teknologi dalam dunia pendidikan dimassa sekarang berkembang sangatlah pesat. Hal ini sudah pasti dapat berpengaruh baik secara langsung maupun tidak langsung pada berbagai aspek. Diantaranya pada aspek pendidikan  di bidang komputer jaringan yaitu audit server system operasi jaringan.
Audit adalah suatu proses yang sistematik untuk mendapatkan dan mengevaluasi bukti secara objektif mengenai pernyataan-pernyataan mengenai kegiatan dan kejadian. Istilah audit sistem informasi umumnya digunakan untuk menjelaskan dua jenis aktivitas berbeda yang terkait dengan komputer, yaitu menjelaskan proses pengkajian ulang dan mengevaluasi pengendalian internal dalam sebuah sistem pemrosesan data elektronik
Berdasarkan pemaparan diatas, maka saya ingin membuat makalah dan juga untuk kepentingan tugas dengan judul “audit server system operasi jaringan”

1.2. RUMUSAN MASALAH

1.      Jelaskan fungsi audit server pada sistem operasi jaringan
2.      Jelaskan proses audit server pada sistem operasi jaringan
3.      Jelaskan hasil audit server pada sistem operasi jaringan

1.3. TUJUAN

1.      Dapat mengetahui fungsi audit server pada sistem operasi jaringan
2.      Agar pembaca mengetahui proses audit server pada sistem operasi jaringan
3.      Dapat mengetahui hasil audit server pada sistem operasi jaringan


BAB II

PEMBAHASAN


2.1. Fungsi audit server pada sistem operasi jaringan

Audit adalah suatu proses yang sistematik untuk mendapatkan dan mengevaluasi bukti secara objektif mengenai pernyataan-pernyataan mengenai kegiatan dan kejadian , dengan tujuan untuk menentukan tingkat kesesuaian antara pernyataan-pernyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan, serta menyampaikan hasil-hasilnya kepada pihak-pihak yang berkepentingan.
            Istilah audit sistem informasi umumnya digunakan untuk menjelaskan dua jenis aktivitas berbeda yang terkait dengan komputer, yaitu menjelaskan proses pengkajian ulang dan mengevaluasi pengendalian internal dalam sebuah sistem pemrosesan data elektronik. Tujuan dan tanggung jawab utama dari auditor eksternal adalah untuk menilai kewajaran dari laporan keuangan sebuah entitas usaha.
Tipe fungsi audit tersedia dalam suatu paket GAS, yang  didaftarkan dalam uraian sebagai berikut: Penyulingan data dari file, Kalkulasi dengan data, Melakukan perbandingan dengan data, Peringkasan data, Penelitian data, Menyusun kembali data, Pemilihan data sample untuk pengujian, Pengumpulan data statistik, dan Pencetakan konfirmasi permintaan, analisis, dan keluaran lain. 

2.2. Proses audit server pada sistem operasi jaringan

Proses audit untuk jaringan komputer akan semakin kompleks jika sistemnya semakin besar dan terintegrasi satu sama lainnya. Untuk mempermudah hal tersebut, teknik audit terhadap jaringan komputer harus di break-down berdasarkan layer-layer dari 7-layer pada Open System Interconnection (OSI). Pendekatan auditnya dapat dilakukan dari dua arah, yaitu pendekatan Top-down dan pendekatan Bottom-up.

Pendekatan Top-down
Audit dengan pendekatan Top-down adalah dengan memulai melakukan identifikasi dari layer OSI yang tertinggi, yaitu Application Layer menuju ke layer yang terendah, yaitu Physical Layer. Berarti audit dilakukan dari perangkat lunak (software) aplikasi komunikasi dan berakhir di infrastruktur komunikasi.

Pendekatan Bottom-up
Audit dengan pendekatan Bottom-up adalah kebalikan dari pendekatan Top-down, yaitu dengan memulai melakukan identifikasi dari layer OSI yang terendah, yaitu Physical Layer menuju ke layer yang tertinggi, yaitu Application Layer. Dalam hal ini audit dimulai dari infrastruktur komunikasi dan berakhir di perangkat lunak (software) aplikasi komunikasi.

2.3. Hasil audit server pada sistem operasi jaringan

§  Untuk memonitor setiap perubahan pada konfigurasi kemanan jaringan
§  Untuk mengetahui siapa saja yang mengakses file-file tertentu
§  Untuk memonitor aktifitas dari sejumlah user jaringan
§  Untuk menyimpan rekaman kegiatan login dan logout berdasarkan tanggal dan waktu





BAB III

PENUTUP


3.1. KESIMPULAN


Audit adalah suatu proses yang sistematik untuk mendapatkan dan mengevaluasi bukti secara objektif mengenai pernyataan-pernyataan mengenai kegiatan dan kejadian , dengan tujuan untuk menentukan tingkat kesesuaian antara pernyataan-pernyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan, serta menyampaikan hasil-hasilnya kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Pendekatan auditnya dapat dilakukan dari dua arah, yaitu pendekatan Top-down dan pendekatan Bottom-up. Hasil audit server diantaranya : untuk memonitor setiap perubahan pada konfigurasi kemanan jaringan, untuk mengetahui siapa saja yang mengakses file-file tertentu, untuk memonitor aktifitas dari sejumlah user jaringan, untuk menyimpan rekaman kegiatan login dan logout berdasarkan tanggal dan waktu

No comments:

Post a Comment